Menuju Pengumuman Nominasi Ballon d’Or 2025: Siapa Saja Kandidat Terkuat?
Latar Belakang Ballon d’Or 2025
Ballon d’Or, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956, merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemain sepak bola terbaik berdasarkan performa mereka selama satu musim kompetisi. Sejak 2022, penilaian tidak lagi berdasarkan performa dalam tahun kalender, melainkan satu musim penuh (Agustus hingga Juli). Proses pemilihan melibatkan 100 jurnalis dari negara-negara peringkat teratas FIFA, yang memilih dari daftar 30 nominasi pria dan 20 nominasi wanita yang disusun oleh tim editorial L’Equipe dan France Football. Kriteria penilaian mencakup performa individu (gol, assist, dan dampak di lapangan), kesuksesan tim (prestasi klub dan tim nasional), serta citra publik pemain.
Musim 2024/2025 menyuguhkan persaingan sengit di berbagai liga top Eropa. Liverpool menjuarai Premier League di bawah asuhan pelatih baru Arne Slot, Barcelona merebut gelar La Liga dengan mengungguli Real Madrid, dan Paris Saint-Germain (PSG) mencatatkan sejarah dengan meraih treble (Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions). Liga Champions sendiri menghadirkan aksi memukau sejak fase grup hingga final, dengan Inter Milan dan Barcelona menjadi sorotan utama.
Kandidat Terkuat Ballon d’Or 2025
Berikut adalah beberapa nama yang diprediksi akan masuk dalam daftar nominasi dan menjadi favorit kuat untuk memenangkan Ballon d’Or 2025, berdasarkan performa luar biasa mereka selama musim ini:
- Ousmane Dembélé (Paris Saint-Germain)
Penyerang asal Prancis ini menjadi sorotan utama setelah menjalani musim luar biasa bersama PSG. Dembélé mencatatkan 37 gol dan 14 assist dalam 59 pertandingan, menjadi kunci dalam keberhasilan PSG meraih treble bersejarah (Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions). Performa eksplosifnya di Ligue 1 dan dua assist di final Liga Champions menjadikannya kandidat terdepan. Banyak pengamat, termasuk peringkat kekuatan dari Goal.com, menempatkannya sebagai favorit utama dengan peluang 85%. - Lamine Yamal (Barcelona)
Di usia yang baru 18 tahun, Lamine Yamal telah mencuri perhatian dunia sepak bola. Pemain sayap kanan Barcelona ini mencatatkan 18 gol dan 25 assist, membantu klubnya meraih treble domestik (La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol). Meskipun Barcelona tersingkir di semifinal Liga Champions oleh Inter Milan, performa impresif Yamal, termasuk penghargaan Gol Terbaik Liga Champions 2024/2025, membuatnya menjadi kandidat kuat. Jika menang, ia berpotensi menjadi pemenang Ballon d’Or termuda dalam sejarah. - Raphinha (Barcelona)
Raphinha muncul sebagai kejutan besar musim ini dengan torehan 39 gol dan 25 assist, menjadi motor serangan Barcelona dalam meraih treble domestik. Konsistensi dan ketajamannya menempatkannya di tiga besar kandidat terkuat versi banyak pengamat. Jika Barcelona mempertahankan performa apik hingga akhir musim, peluang Raphinha untuk mengangkat trofi sangat terbuka. - Mohamed Salah (Liverpool)
Di bawah kepemimpinan Arne Slot, Mohamed Salah kembali menunjukkan ketajaman dengan mencetak 36 gol dan 24 assist, memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Premier League. Keberhasilan Liverpool menjuarai Premier League menjadi modal besar, meskipun kegagalan di babak 16 besar Liga Champions sedikit mengurangi momentumnya. Salah tetap menjadi kandidat papan atas yang patut diperhitungkan. - Pedri (Barcelona)
Gelandang muda Barcelona ini bangkit dari cedera dan menjadi motor serangan tim dengan visi bermain, umpan akurat, dan kemampuan mengontrol tempo. Perannya dalam kesuksesan treble domestik Barcelona menjadikannya kandidat potensial untuk masuk tiga besar. - Kylian Mbappé (Real Madrid)
Meski Real Madrid gagal meraih trofi utama musim ini, Mbappé tetap menunjukkan kelasnya sebagai kandidat Sepatu Emas Eropa dengan torehan gol yang mengesankan. Namun, performa inkonsisten Real Madrid membuat pamornya sedikit meredup dibandingkan kandidat lain. - Gianluigi Donnarumma (Paris Saint-Germain)
Kiper PSG ini tampil solid di bawah mistar, terutama di Liga Champions, menjadikannya kandidat kuat untuk Yashin Trophy (kiper terbaik) dan bahkan masuk radar nominasi Ballon d’Or. Performa menentukannya di laga-laga krusial membuatnya layak diperhitungkan. - Scott McTominay (Napoli)
Kejutan lain datang dari gelandang Napoli, Scott McTominay, yang mencatatkan 16 gol dan 5 assist serta membantu klubnya menjuarai Serie A. Nominasi ini menjadi yang pertama dalam kariernya, menandakan musim yang luar biasa bagi pemain berusia 28 tahun tersebut.
Persaingan Terbuka dan Absennya Duopoli Messi-Ronaldo
Untuk pertama kalinya sejak 2008, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo diprediksi tidak akan masuk daftar kandidat utama. Dominasi duopoli mereka telah berakhir, dengan Rodri (Manchester City) menjadi pemenang pada 2024, mengalahkan Vinicius Junior dan Jude Bellingham. Namun, Rodri tidak akan bisa mempertahankan gelarnya karena cedera ACL yang mengakhiri musimnya lebih awal. Sementara itu, Vinicius Junior dan Bellingham juga kehilangan pamor akibat performa Real Madrid yang kurang konsisten.
Di kategori wanita, Aitana Bonmatí dari Barcelona Femení kembali menjadi unggulan kuat. Jika menang, ini akan menjadi kemenangan keempatnya secara beruntun, sebuah pencapaian luar biasa.
Jadwal dan Antisipasi Publik
Pengumuman nominasi hari ini akan mencakup 30 nama untuk kategori pria, 20 nama untuk kategori wanita, serta nominasi untuk penghargaan lain seperti Kopa Trophy (pemain muda terbaik), Yashin Trophy (kiper terbaik), dan pelatih terbaik. Dengan tambahan tiga kategori baru untuk pemain wanita, Ballon d’Or 2025 menandai langkah besar dalam mempromosikan kesetaraan dalam sepak bola.
Antusiasme publik semakin meningkat, terutama di media sosial seperti X, di mana nama-nama seperti Dembélé, Yamal, dan Raphinha mendominasi diskusi. Sebuah unggahan dari akun @TouchlineX bahkan menyebut Dembélé sebagai favorit dengan peluang 85%, diikuti Yamal (16%) dan Raphinha (5.8%). Meski demikian, persaingan tetap terbuka, dan kejutan selalu mungkin terjadi.
Kesimpulan
Ballon d’Or 2025 menjanjikan persaingan sengit dengan wajah-wajah baru yang siap mengukir sejarah. Ousmane Dembélé, Lamine Yamal, dan Raphinha menjadi kandidat terdepan, didukung oleh performa individu dan kesuksesan tim mereka. Sementara itu, Mohamed Salah, Pedri, dan kejutan seperti Scott McTominay menambah warna dalam perebutan gelar. Dengan pengumuman nominasi yang tinggal menghitung jam, dunia sepak bola menantikan siapa yang akan dinobatkan sebagai pemain terbaik musim ini. Siapakah yang akan mengangkat trofi emas pada 22 September mendatang? Kita tunggu saja!

Dengan berkomentar, Anda setuju untuk mematuhi aturan ini.