HEADLINE NEWS

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Laskar Kalinyamat Curi Kemenangan Dramatis


ElangSportID – JEPARA, 18 Agustus 2025 – Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, menjadi saksi kejutan besar pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026, ketika tim promosi Persijap Jepara berhasil mengalahkan juara bertahan Persib Bandung dengan skor tipis 2-1. 

Pertandingan yang berlangsung pada Senin malam WIB ini dipenuhi drama, dengan gol-gol dari Carlos Franca dan Sudi Abdallah untuk Persijap, serta satu gol balasan dari penalti Uilliam Barros untuk Persib.

Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat dari Persijap bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Babak Pertama: Persijap Mengejutkan, Persib Bertahan

Pertandingan dimulai dengan atmosfer yang membara, didukung oleh ribuan suporter Persijap, Laskar Kalinyamat, yang memadati tribun stadion. 

Pelatih Persijap, Joko Susilo, menerapkan strategi agresif dengan formasi 4-3-3, mengandalkan kecepatan sayap Sudi Abdallah dan ketajaman striker asing Carlos Franca. 

Sementara itu, pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih pendekatan lebih hati-hati dengan formasi 4-2-3-1, menempatkan David da Silva sebagai ujung tombak, didukung oleh gelandang serang Uilliam Barros.

Sepuluh menit pertama, Persijap langsung menggebrak. Pada menit ke-7, Sudi Abdallah melewati bek Persib, Nick Kuipers, dengan akselerasi cepat di sisi kiri, namun tembakannya masih bisa diblok oleh kiper Persib, Kevin Ray Mendoza. 

Persib merespons melalui serangan balik cepat pada menit ke-12, ketika Ciro Alves melepaskan umpan terobosan kepada David da Silva, tetapi tembakan striker Brasil itu masih melambung di atas mistar gawang.

Persijap terus menekan dengan permainan agresif. Pada menit ke-25, Carlos Franca nyaris membuka skor setelah menerima umpan silang dari Fandi Eko Utomo, tetapi sundulannya hanya membentur tiang gawang. 

Persib, yang tampak kewalahan dengan pressing ketat tuan rumah, lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Hingga peluit babak pertama berbunyi, skor tetap kacamata, 0-0, meskipun Persijap lebih dominan dalam penguasaan bola (58% berbanding 42%).

Babak Kedua: Drama Gol dan Ketegangan

Memasuki babak kedua, Persijap langsung tancap gas. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-52. Berawal dari kesalahan koordinasi di lini belakang Persib, Carlos Franca memanfaatkan bola muntah di kotak penalti setelah umpan lambung dari gelandang Arif Setiawan. 

Dengan tenang, Franca melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Mendoza. Skor menjadi 1-0, dan suporter tuan rumah bergemuruh.

Persib mencoba bangkit. Bojan Hodak memasukkan Beckham Putra untuk menggantikan Ryan Kurnia pada menit ke-60, menambah daya dobrak di lini tengah. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-68, ketika wasit menunjuk titik putih setelah bek Persijap, Wahyu Prasetyo, melakukan pelanggaran terhadap David da Silva di kotak terlarang. 

Uilliam Barros, yang menjadi eksekutor penalti, dengan dingin mengecoh kiper Persijap, Andritany Ardhiyasa, untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyama ini membuat pertandingan semakin panas. Persib mulai mengambil alih penguasaan bola, sementara Persijap bermain lebih hati-hati namun tetap berbahaya di serangan balik. Pada menit ke-78, Ciro Alves nyaris membawa Persib unggul, tetapi tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis Andritany.

Menit Akhir: Sudi Abdallah Jadi Pahlawan

Ketika pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Persijap menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Pada menit ke-88, Sudi Abdallah, pemain muda asal Tanzania yang menjadi andalan Persijap di sayap kiri, mencetak gol penentu kemenangan. 

Menerima umpan terobosan dari kapten tim Fandi Eko Utomo, Abdallah melakukan solo run melewati dua bek Persib sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan gawang Mendoza. Skor menjadi 2-1, dan Stadion Gelora Bumi Kartini meledak dalam sorak sorai.

Persib berusaha keras menyamakan kedudukan di sisa waktu. Pada menit ke-92, David da Silva memiliki peluang emas dari sundulan, tetapi Andritany tampil gemilang dengan penyelamatan krusial. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk keunggulan Persijap tetap bertahan.

Statistik dan Komentar Pasca-Pertandingan

Berdasarkan statistik pertandingan, Persijap unggul dalam penguasaan bola (55% vs 45%), jumlah tembakan (14 vs 9), dan tembakan tepat sasaran (6 vs 3). Persib, meski kalah, menunjukkan permainan kolektif yang solid, tetapi kurang tajam di lini depan.

“Ini kemenangan bersejarah bagi kami. Mengalahkan Persib, juara bertahan, adalah bukti bahwa kami bisa bersaing di Liga 1. Anak-anak bermain dengan hati dan disiplin,” ujar pelatih Persijap, Joko Susilo, dalam konferensi pers.

Sementara itu, Bojan Hodak mengakui kesalahan timnya: “Kami kehilangan fokus di beberapa momen krusial, terutama di gol kedua. Persijap bermain sangat baik, dan kami harus belajar dari kekalahan ini.”

Dampak dan Reaksi

Kemenangan ini membawa Persijap naik ke papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 4 poin dari dua pertandingan, sementara Persib tertahan di posisi tengah dengan 3 poin. 

Di media sosial, suporter Persijap merayakan kemenangan ini dengan tagar #LaskarKalinyamat dan #PersijapKeren yang menjadi trending di Indonesia. Sebaliknya, beberapa suporter Persib menyuarakan kekecewaan, meski tetap optimistis dengan sisa musim yang panjang.

Sudi Abdallah, yang terpilih sebagai Man of the Match, menjadi sorotan utama. Pemain berusia 23 tahun ini dipuji karena kecepatan, ketenangan, dan insting mencetak golnya. “Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan suporter. Gol ini untuk mereka,” ujar Abdallah dengan rendah hati.

Catatan untuk Musim Ini

Pertandingan ini menunjukkan bahwa Persijap bukan lagi tim yang bisa diremehkan. Dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Sudi Abdallah dan pengalaman pemain senior seperti Fandi Eko Utomo, ditambah ketajaman Carlos Franca, Laskar Kalinyamat berpotensi menjadi kuda hitam musim ini. Di sisi lain, Persib perlu segera memperbaiki konsistensi, terutama di lini belakang, jika ingin mempertahankan gelar juara.

Laga berikutnya akan menjadi ujian berat bagi kedua tim. Persijap akan bertandang ke markas Bali United, sementara Persib akan menjamu PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat. Dengan jadwal padat BRI Super League, kedua tim harus segera mempersiapkan diri untuk menjaga momentum.

⚠️ Warning.!! Aturan Komentar:
  1. Sopan dan Menghargai – Komentar yang mengandung ujaran kebencian, diskriminasi, atau pelecehan akan dihapus.
  2. Fokus pada Topik – Hindari spam atau komentar yang tidak relevan dengan konten.
  3. Gunakan Bahasa yang Baik – Hindari kata-kata kasar atau tidak pantas.
  4. Tidak Mengiklankan – Komentar yang mengandung promosi pribadi atau iklan akan dihapus.
  5. Patuhi Hukum – Komentar yang melanggar hak cipta atau norma hukum akan ditindak tegas.

Dengan berkomentar, Anda setuju untuk mematuhi aturan ini.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Home
Trending
Transfer
Search
Menu
Komentar 0 Facebook Twitter WhatsApp Telegram Copy Link